Pendahuluan: Baja Tahan Karat Juga Bisa 'Berkarat'
Banyak orang percaya bahwa baja tahan karat 'tidak pernah berkarat' — ini merupakan kesalahpahaman umum. Baja tahan karat tahan terhadap korosi karena adanya lapisan pasif oksida kromium yang sangat tipis (sekitar 1–3 nm) di permukaannya. Ketika lapisan ini rusak atau tidak mampu memperbaiki diri secara mandiri, baja tahan karat menjadi rentan terhadap korosi. Memahami mekanisme korosi serta metode perlindungannya sangat penting untuk memaksimalkan masa pakai pipa.
Enam Jenis Korosi pada Pipa Baja Tahan Karat
1. Korosi Lubang (Pitting Corrosion): Ion klorida menembus lapisan pasif, membentuk lubang kecil namun dalam. Paling umum terjadi dalam air dan media kimia yang mengandung Cl⁻.
2. Korosi Celah (Crevice Corrosion): Terjadi di ruang sempit (di bawah gasket, pada sambungan ulir), di mana terbentuk perbedaan konsentrasi oksigen.
3. Korosi Antar Butir: Pengendapan karbida kromium di zona pengaruh panas (HAZ) las menyebabkan zona kekurangan kromium. Umum terjadi pada kelas non-karbon rendah.
4. Retak Akibat Korosi Tekanan (SCC): Kombinasi tegangan tarik + klorida + suhu tinggi menyebabkan patah getas.
5. Korosi Galvanik: Korosi elektrokimia akibat kontak dengan logam yang berbeda (misalnya, baja karbon).
6. Korosi yang Dipengaruhi Mikroorganisme (MIC): Bakteri pereduksi sulfat dan produk metabolisme mikroorganisme lain menyebabkan serangan terlokalisasi.
Perlakuan Passivasi — Memulihkan dan Meningkatkan Ketahanan terhadap Korosi
Passivasi menggunakan bahan kimia (asam nitrat atau larutan asam sitrat) untuk meregenerasi lapisan pasif oksida kromium yang seragam dan padat pada permukaan baja tahan karat. Proses passivasi Wenqiang: Degreasing alkalin → Pickling asam (HF/HNO₃ untuk menghilangkan kerak dan perubahan warna akibat pengelasan) → Passivasi (perendaman dalam asam nitrat 20–50% atau asam sitrat 4–10% selama 30–60 menit) → Pembilasan dengan air terdeionisasi hingga pH netral → Pengeringan dengan udara panas atau pengeringan di suhu ruang.
Permukaan pasca-passivasi menunjukkan peningkatan rasio Cr/Fe sebesar 2–3 kali lipat serta ketahanan uji semprot garam yang 5 kali lebih lama.

Pertanyaan yang Sering Diajukan
P1: Seberapa sering pipa baja tahan karat harus di-passivasi ulang?
J: Passivasi awal direkomendasikan setelah pemasangan pipa baru. Selanjutnya, periksa kualitas passivasi setiap 2–3 tahun menggunakan uji ferroxyl (uji titik biru). Pipa untuk industri makanan/farmasi harus di-passivasi ulang setelah setiap pemadaman besar.
P2: Bagaimana cara memverifikasi bahwa lapisan passivasi masih utuh?
A: Metode paling sederhana adalah uji ferroxyl (titik biru): oleskan larutan uji ke permukaan — tidak muncul bintik biru dalam waktu 30 detik menunjukkan pasivasi yang utuh. Bintik biru menunjukkan adanya besi bebas dan pasivasi yang terganggu.
P3: Apakah Wenqiang menyediakan layanan pasivasi pipa?
A: Wenqiang menyediakan layanan pasivasi pra-pabrik (dilakukan sebelum pengiriman) maupun pasivasi di lokasi (untuk sistem perpipaan yang telah terpasang).
Hubungi Kami
Layanan pencegahan korosi dan pasivasi stainless steel Wenqiang — melindungi investasi saluran pipa Anda. Konsultasi teknis: +86 577 8922 2595.
Hak Cipta © 2026 Strongwin Stainless Steel Group Co., Ltd. Hak cipta dilindungi undang-undang. - Kebijakan Privasi